• Home
  • Donasi
  • Laporan 2008
  • Tentang Kami

Peduli Kasih

Gerakan Peduli Kepada Sesama

Feeds:
Posts
Comments

Satu Korban Situ Gintung Kembali Ditemukan

30 - March - 2009 by pedulikasih

Tangerang: Tim evakuasi kembali menemukan satu korban musibah Situ Gintung, Cirendeu, Tangerang, Banten, Senin (30/3). Namun, korban belum bisa diidentifikasi apakah laki-laki atau perempuan. Dengan demikian, jumlah korban tewas hingga kini mencapai 99 orang, 11 di antaranya belum bisa diidentifikasi. Sementara korban yang belum ditemukan sekitar 115 orang.

Memasuki hari keempat, pencarian korban tidak hanya dilakukan di antara reruntuhan tanggul Situ Gitung, namun juga menyusuri Kali Pesanggarahan. Guna memudahkan pencarian, tim search and rescue (SAR) gabungan polisi serta TNI bahkah sudah mengangkat kendaraan-kendaraan dari lokasi. Pencarian juga menggunakan tujuh alat berat dan anjing pelancak. Rencananya, evakuasi masih dilanjutkan sampai sepekan mendatang.

Dibandingkan kemarin, keadaan di lokasi kini jauh berbeda. Reporter Riko Anggara melaporkan, akses menuju ke lokasi kejadian kini mudah ditempuh. Ini lantaran lumpur-lumpur sudah dibersihkan. Selain itu, jumlah warga yang datang juga sudah berkurang. Umumnya mereka datang untuk menyerahkan bantuan dan ingin mengetahui.

Memang, bantuan demi bantuan terus mengalis ke posko musibah Situ Gintung. Beras, mi instant, pakaian, sampai kasur. Petugas dan para relawan pun bergotong royong. Kini, beragam jenis bantuan menumpuk di posko. Namun, distribusi bantuan untuk korban belum optimal.

Koordinasi belum berjalan baik. Menurut koordinator posko bantuan, kekurangan tenaga bantuan dari pemerintah daerah setempat jadi salah satu faktor.

Sementara itu, jumlah pengungsi yang tinggal di tiga posko pengungsian sudah berkurang. Dari sebelumnya 500 kini tinggal 368 orang. Sebanyak 204 orang tinggal di Balai Desa Gintung sementara 63 lainnya di Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Jakarta.

Entah sampai kapan mereka tinggal di posko pengungsian sementara? Sebab, rumah tak ada dan bantuan pemerintah yang dijanjikan sebesar Rp 5 juta untuk bangunan rusak ringan dan Rp 15 juta hingga Rp 30 juta bagi korban dengan bangunan rusak sedang serta berat belum ada khabarnya.

Saat ini, para korban mengharapkan bantuan pembangunan tetap tinggal serta uang tunai. Salah satu lembaga bantuan kini telah mulai membangun barak sementara. Bangunan darurat ini menggunakan triplek, atap asbes, serta lantai semen.

Posted in Situ Gintung | Tagged Bencana, Situ Gintung | No Comments Yet

  • Blog Statistik

    • 1,227 hits
  • Mitra

Blog at WordPress.com.

Theme: Mistylook by Sadish.