1. LATAR BELAKANG :
Setelah mengalami masa krisis mulai tahun 1998, pada umumnya masyarakat Indonesia terkena dampak kesulitan ekonomi. Semua barang dan jasa terasa menjadi semakin mahal. Biaya hidup menjadi semakin tinggi. Sedangkan kebutuhan hidup menjadi kian tidak seimbang tanpa kompromi dibandingkan dengan pendapatan per kapita yang semakin merosot nilainya. Tuntutan hidup baik dan sehat menjadi terasa mewah. Pada saat-saat seperti inilah kondisi masyarakat ekonomi lemah yang persentase jumlahnya lebih besar dibandingkan dengan orang yang berkecukupan, menjadi semakin miskin.
Dalam gambaran situasi dan kondisi ringkas sebagaimana tersebut di atas, ada banyak masukan dari rumah sakit umum bahwa semakin banyak orang sakit membutuhkan pengobatan namun tidak mampu lagi membiayai tuntutan proses pengobatannya. Tidak sedikit mereka yang sakit di rumah sakit umum semakin menderita karena beban biaya pengobatannya yang tidak terjangkau lagi, apalagi dalam masa-masa krisis itu kemudian dana JPS (jaring pengaman sosial) pernah ditiadakan oleh pemerintah. Mereka yang termasuk dalam kondisi masyarakat ekonomi lemah dan masih memiliki sedikit harapan hidup, berusaha mencari-cari bantuan biaya pengobatan. Namun, kebanyakan dari masyarakat ekonomi lemah lebih memilih berbalik dari rumah sakit umum dan membiarkan diri mereka atau keluarga mereka, meranggas karena penyakit.
Setelah pada bulan Juni 2000, semangat sosial (“humanity”) kami sebagai salah sebuah bukti “social responsibility” perusahaan terhadap masyarakat di sekitar tertuang dalam karya Kegiatan Sosial “Peduli Bengkulu”, dapat dikatakan berhasil mendapatkan tanggapan dari masyarakat, kami terpanggil kembali untuk melahirkan Kegiatan Sosial “Peduli Kasih” dalam bulan September 2000.
Menyadari bahwa kami bukanlah lembaga sosial, haruslah dimengerti dan dipahami bahwa dalam memenuhi tuntutan masyarakat yang mendambakan bantuan biaya pengobatan dan perawatan penyakit yang dideritanya, Kegiatan Sosial “Peduli Kasih” menentukan sikap berusaha mencarikan dana melalui program tayangan di media televisi. Dalam membantu pembiayaan pengobatan dan perawatan masyarakat ekonomi lemah tersebut, pelaksanaan Kegiatan Sosial “Peduli Kasih” menetapkan kriteria penerimaan pasien yang, sbb.:
1). Calon pasien berasal dari masyararakat/keluarga ekonomi lemah,
2). Calon pasien masih berusia produktif,
3). dan mempunyai penyakit yang “operable”, artinya dapat disembuhkan dengan rekomendasi dokter.
Semula konsenterasi bantuan Kegiatan Sosial ini pada penyakit jantung anak (bawaan) dengan resiko rendah, namun lama kemalamaan keadaan menuntut Kegiatan Sosial “Peduli Kasih” untuk ikut memperhatikan masyarakat ekonomi lemah lainnya yang memiliki penyakit lain yang dapat dibantu / disembuhkan oleh dokter antara lain, seperti: Bibir sumbing, katarak, noma, hernia, hispung desease, asteria ani dan colostomy, orthopedy, sampai ke pemberian alat bantu baca, alat bantu dengar, kaki dan tangan palsu serta ke kursi roda.
2. T U J U A N :
Kegiatan Sosial “Peduli Kasih” bertujuan untuk membantu masyarakat ekonomi lemah yang menderita sakit dan berusia produktif serta memiliki penyakit yang dapat disembuhkan dengan rekomendasi dokter dalam membiayai pengobatan dan/atau perawatan penyakit yang dideritanya.
3. PELAKSANAAN PROGRAM :
Kegiatan Sosial ini dilaksanakan oleh kelompok kerja “Peduli Kasih” beserta para sukarelawan. Dalam mendapatkan, menjaring dan menseleksi pasien, team bekerja sama dengan berbagai Rumah Sakit Umum Pusat dan Daerah beserta beberapa dokter ahlinya, dengan asumsi bahwa dari sanalah para pasien masyarakat ekonomi lemah banyak berasal. Selain, team juga bekerja sama dengan Rumah Sakit khusus, seperti antara lain.: Rumah Sakit Jantung “Harapan Kita”, Rumah Sakit Anak Bersalin “Harapan Kita”, Rumah Sakit Kanker “Dharmais”, Rumah Sakit Mata “Cicendo” Bandung, Rumah Sakit Mata “Aini” Jakarta..
Motivasi yang ternyata sama, seragam dan dalam satu tujuan yang sama, yakni: membantu pengobatan masyarakat ekonomi lemah antara program dan Rumah Sakit terbukti bahwa kerjasama bersifat personal, tidak mengikat dalam suatu kerja sama formal, tersurat hitam di atas putih. Ternyata, kesemuanya tetap berlangsung semakin akrab mengkristal.
Konkrit pelaksanaannya, para pasien mengajukan permohonan dengan mengisi formulir sederhana yang ditanda tangani oleh dokter yang bertanggungjawab terhadap pemeriksaan / kesembuhan pasien. Pihak kelompok kerja Kegiatan Sosial “Peduli Kasih” akan mengeluarkan Surat Jaminan ke masing-masing pemohon sebagai tanda bahwa terhadap yang bersangkutan dapat dilaksanakan tindakan pengobatan, perawatan ataupun pembedahan sesuai dengan rekomendasi dokter yang bertanda tangan di Rumah Sakit rujukannya, dengan pembiayaan kegiatan sosial “Peduli Kasih”.
Selesai pengobatan, perawatan dan/atau tindakan pasien yang bersangkutan, pihak Rumah Sakit rujukan akan mengirimkan tagihan pembiayaannya ke Sekretariat Kegiatan Sosial “Peduli Kasih”. Dalam waktu tertentu, Pihak Kegiatan Sosial “Peduli Kasih” membayar semua tagihan itu secara langsung ke Rumah Sakit rujukan dan/atau ke produsen alat bantu pesanan Kegiatan Sosial “Peduli Kasih”.
4. WILAYAH JANGKAUAN PROGRAM :
Kegiatan Sosial “Peduli Kasih” berusaha menjangkau seluruh Rumah Sakit Umum Pusat maupun Daerah, Rumah Sakit khusus dan Balai Kesehatan bahkan Puskesmas yang dapat membantu menjadi rujukan bagi masyarakat ekonomi lemah seluas-luasnya yang berada dalam jangkauan wilayah Indonesia.
5. SASARAN PROGRAM :
Dalam mengemban tugas dan tanggung jawab sosial dari semangat kerja tim yang tertuang dalam logo F.I.S.H (“featuring, inovative, scientific and HUMANITY”), Kegiatan Sosial “Peduli Kasih” memiliki sasaran membantu pendanaan proses pengobatan, perawatan dan/atau tindakan bagi penderita yang telah diseleksi dari keluarga ekonomi lemah.
6. PENERIMA BANTUAN PROGRAM :
Dalam kegiatannya, Kegiatan Sosial “Peduli Kasih” telah membantu para penderita dari berbagai penyakit dengan dominasi kelainan jantung di berbagai Rumah Sakit dan dalam membantu para penderita, program ini telah menjalin kerja sama dengan berbagai Rumah Sakit, seperti.: Rumah Sakit Umum Pusat, Rumah Sakit Umum Daerah, Rumah Sakit Khusus, Rumah Sakit Swasta, Balai Kesehatan Masyarakat dan Puskesmas-Piskesmas.
Bantuan finansial dari Anda tentu dapat memberikan arti yang mendalam kepada saudara kita yang membutuhkan bantuan biaya medis.
Sampaikan bantuan melalui rekening Peduli Kasih di bawah ini :
Rek. Bank BCA : 6380-137-249
Rek. Bank BNI : 006-897-375-4
Rek. Bank Mandiri : 128-00-0401-751-0









